Salam Kenal

Assalamu'alaikum ...
Perkenalkan
saya, Diky Sumakarya
adalah Caleg Nomor Urut 5 (Lima)
dari Partai Hati Nurani Rakyat (1.HANURA),
Daerah Pemilihan Walantaka-Curug (Dapil 4)
Kota Serang-Provinsi Banten.


Rabu, 21 Januari 2009

KONTRIBUSI ISLAM DI ERA DINASTI SONG

Peradaban Islam di era Dinasti Song tidak hanya berjasa mengembangkan ilmu pengetahuan,terutama astronomi. Pada zaman itu,umat Muslim di Cina juga telah menguasai bidang ekonomi dan perdagangan. kehadiran Muslim di negeri Tiongkok pada abad ke-10 M telah memperkuat dan memberi pengaruh yang besar bagi perekonomian Dinasti Song.
Selama dinasti Song berkuasa (960-1279),Muslim Cina mendominasi perdagangan luar negeri. Aktivitas impor dan ekspor ke Selatan dan Barat sepenuhnya dikuasai oleh para saudagar muslim. Di zaman itu, pelabuhan dan pusat perdagangan tertua di Cina, Guangzou, dikuasai para pebisnis Muslim, fenomena itu, hingga abad ke-21 M, masih terjadi.
Dinasti Song mulai melakukan transfer pengetahuan dan teknologi dari dunia Islam. Di bidang kedokteran peradaban Cina banyak mengembangkan ilmu medis dari Ibnu Sina (canon of medicine). Pemikiran dan temuan ibnu sina itu dituangkan dalam buku kedokteran resmi Dinasti Song.
Peradaban Islam dan Cina mulai terajut dengan mesra. Jumlah umat Islam di Cina kian bertambah banyak setelah tahun 1070. Kaisar dinasti song, Shen tsung mendatangkan pria asal Bukhara sebanyak 5.300 orang untuk memperkuat pasukannya melawan Dinasti Liao.
Ribuan Muslim tersebut lalu menetap di Yanjing,sekarang dikenal dengan sebutan kota Beijing. Pada tahun 1080 M, sekitar 10 ribu laki-laki dan wanita Muslim berimigrasi ke Cina,kemudian umat Muslim Bukhara semakin menguasai Cina di bawah kepemimpinan Amir Sayyid atau so fie er, tak heran bila Amir di sebut sebagai ayah dari komunitas Muslim di Cina. Umat Islam sudah banyak berjasa mengembangkan peradaban Cina. Tak hanya dalam sains dan tekhnologi tetapi juga dalam bidang budaya dan olahraga.
(Republika, selasa 20 Januari 2009)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar